siang itu

dua puluhan mobil keluaran beragam tahun

menyusuri punggung gunung anjasmara

dua jam

berkendara dalam damai

walau tanpa saling kenal

tiada nafsu mendahului

apalagi menyalip di tikungan

saling jaga jarak

saling melambai klakson jika salah satu sudah tiba di tujuannya

bersama dalam dua kilo meter iring-iringan

naik turun melingkari lembah ngarai

berkelindan bukit kadang hilang ditelan rimbun kawanan pohon

sampai suatu ketika

mobil bak terbuka masuk dari lambung kiri

zig-zag menyelinap diantara  pinggang-pinggang kami

mengkilik perut, melilit dada, merusak tatanan

terpancing dua diantara kami

membuyar iringan menyobek jalinan konvoi

bak terbuka truntung bedebah itu sudah berhenti

sudah tiba di tujuannya

namun menimbulkan luka mendalam

#mudikkerelunganjasmara